Launching Bank Sampah dan Penimbangan Perdana: Strategi Pemberdayaan Siswa SMAN 3 Kota Serang

Authors

  • Muhammad Oka Mahendra Universitas Serang Raya
  • Mohamad Syafiq Universitas Serang Raya
  • Muhammad Khalid Alghifari Universitas Serang Raya
  • Riswanda Himawan Universitas Serang Raya

DOI:

https://doi.org/10.30656/senama.v2i.118

Keywords:

Bank Sampah Sekolah, penimbangan sampah, kolaborasi multipihak, ekonomi sirkular, SMAN 3 Kota Serang

Abstract

Sampah anorganik menjadi tantangan kronis di lingkungan pendidikan, termasuk SMAN 3 Kota Serang. Observasi menunjukkan 70% sampah sekolah berupa plastik, kertas, dan logam yang belum termanfaatkan, dengan kecenderungan pembuangan langsung ke tempat pembuangan akhir. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kolaboratif berbasis ekonomi sirkular melalui pendirian bank sampah sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mewujudkan sistem pengelolaan sampah terpadu via kolaborasi KKM 34 Universitas Serang Raya, DLH Kota Serang, dan Bank Sampah Induk Poliran Polda Banten. Kegiatan dilaksanakan selama Mei-Juni 2025 di SMAN 3 Kota Serang, dengan sasaran utama siswa (khususnya pengurus OSIS), guru, dan tim kebersihan sekolah. Tahapan pelaksanaan meliputi: (1) koordinasi dengan pihak sekolah dan mitra, (2) sosialisasi konsep bank sampah, (3) launching ceremony disertai penandatanganan MoU, (4) pendampingan operasional penimbangan perdana, dan (5) pelatihan administrasi mingguan. Hasil menunjukkan: 92% peserta (350 siswa) terlibat aktif dalam penimbangan perdana dengan akumulasi 78 kg sampah terpilah, 85% sampah terjual ke Bank Sampah Poliran, dan terbentuknya 30 kader lingkungan dari tiap kelas. Kendala utama berupa keterbatasan kesiapan siswa dalam manajemen keuangan bank sampah (hanya 15% bersedia menjadi pengurus tetap). Oleh karena itu, direkomendasikan pendampingan lanjutan untuk penguatan kapasitas administrasi dan pengembangan produk daur ulang.

Downloads

Published

2025-07-23