PERANCANGAN MEJA PENGELASAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI
DOI:
https://doi.org/10.30656/senapentra.v1i.196Keywords:
Antropometri, Ergonomi, Meja Pengelasan, Perancangan, PraktikumAbstract
Praktikan pengelasan di Laboratorium Sistem Manufaktur Unsera memerlukan fasilitas kerja yaitu meja pengelasan yang didesain berdasarkan data antropometri Asisten Laboratorium Teknik Industri Unsera. Sehingga sangat penting untuk melakukan pengukuran antropometri guna merancang fasiltas kerja berupa meja pengelasan yang sesuai dengan kondisi dan kemampuan praktikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang desain fasilitas kerja berupa meja pengelasan berdasarkan data antropometri Asisten Laboratorium Teknik Industri Unsera untuk mengurangi cidera praktikan pengelasan di Laboratorium Sistem Manufaktur Unsera. Metode Antropometri untuk melakukan pengolahan data. Hasil penelitian yaitu mendapatkan hasi penujian untuk merancang meja pengelasan dengan data Tinggi Siku Berdiri 104,90 cm menggunakan persentil 5 % supaya semua orang minimal bisa menjangkau, Lebar Bahu 44,73 cm menggunakan persentil 95 % supaya memastikan tidak ada yang merasa terlalu sempit, Jangkauan Horizontal Depan 76,20 cm menggunakan persentil 5 % supaya semua orang minimal bisa menjangkau, Tinggi Badan Jongkok Berdiri 131,30 cm menggunakan persentil 50% cocok untuk tinggi meja standar.