Analisis Pengendalian Kualitas Pengelasan Produk Boiler Pressure Part Menggunakan Metode Six Sigma

Authors

  • Nugraheni Djamal Universitas Serang Raya
  • Mochamad Reynaldi Maulana Wijaya Universitas Serang Raya
  • Dadi Cahyadi Universitas Serang Raya

DOI:

https://doi.org/10.30656/senapentra.v1i.204

Keywords:

boiler pressure part, FMEA, PDPC

Abstract

PY. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang fabrikasi boiler, container crane, steel structure, dan boiler maintenance. Berdasarkan data inspeksi QC (Quality Control) Pressure Part (PP), perusahaan masih mencatat tingkat cacat yang cukup tinggi pada hasil pengelasan produk boiler pressure part, yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial dan risiko keselamatan operasional. Dalam penelitian ini, metode Six Sigma digunakan untuk analisis dan pengendalian cacat produksi tersebut. Nilai rata-rata DPMO (Defects Per Million Opportunities) dan level sigma yang diperoleh masing-masing adalah 211.662 dan 2,307. Selama fase improve, metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis) digunakan untuk menentukan akar penyebab masalah. Nilai RPN (Risk Priority Number) tertinggi, yaitu 392, ditemukan untuk cacat porosity yang disebabkan oleh perawatan mesin yang tidak memadai. Analisis PDPC (Process Decision Program Chart) merekomendasikan preventive maintenace pada mesin las sebagai usulan perbaikan. Tindakan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja mesin dan meminimalkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap cacat pengelasan.

Downloads

Published

2025-07-07