Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik Dengan Metode Takakura Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Di Kota Cilegon
DOI:
https://doi.org/10.30656/senama.v2i.102Kata Kunci:
kompos, lingkungan sekolah, metode Takakura, pelatihan siswa, pengelolaan sampahAbstrak
Sampah organik menjadi salah satu jenis sampah yang paling dominan dan dapat menimbulkan masalah lingkungan serius jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan ini adalah melalui edukasi pengelolaan sampah sejak dini di lingkungan sekolah. Kota Cilegon sebagai wilayah industri menghadapi tantangan pengelolaan sampah yang cukup kompleks, termasuk di sektor pendidikan. Kegiatan pelatihan ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa SMA Islam Al Azhar 6 Cilegon mengenai pengolahan sampah organik dengan metode Takakura. Metode ini dipilih karena sederhana, tidak berbau, dan cocok diterapkan di lingkungan sekolah. Pelatihan berlangsung selama satu minggu, terdiri dari perencanaan, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa, namun proses pengomposan belum sepenuhnya berhasil akibat kendala teknis seperti kelembapan media, ukuran limbah, dan kurangnya pengadukan. Meskipun demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pengelolaan sampah. Diperlukan pelatihan lanjutan dan pendampingan intensif agar hasil lebih optimal. Program ini diharapkan dapat mendorong budaya peduli lingkungan di kalangan pelajar dan mendukung terciptanya sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.