Peningkatan Kesadaran Lingkungan melalui Aksi Bersih-Bersih Peningkatan Kesadaran Lingkungan melalui Aksi Bersih-Bersih dan Kampanye Pengelolaan Sampah di Ruang Publik Perkotaan
DOI:
https://doi.org/10.30656/senama.v2i.141Kata Kunci:
Aksi bersih-bersih, bank sampah mini, kesadaran lingkungan,, kolaborasi multipihak, seni daur ulangiAbstrak
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi akumulasi sampah anorganik di ruang publik Kota Serang melalui integrasi aksi bersih-bersih (clean up) dan kampanye literasi lingkungan berbasis kolaborasi multipihak. Kegiatan dilaksanakan di Alun-Alun Kota Serang dan lingkungan Universitas Serang Raya, melibatkan sinergi KKM 34 Universitas Serang Raya, Komunitas Peduli Sampah, DLH Kota Serang, dan Trash Ranger Banten. Metode implementasi mencakup tiga strategi: (1) Operasi bersih-bersih terstruktur dengan sistem pemilahan 3R (Reduce, Reuse, Recycle), (2) Edukasi interaktif melalui simulasi pengelolaan sampah (sosialisasi offline dan online), dan (3) Instalasi seni daur ulang sebagai media kampanye "peduli lingkungan". Partisipan melibatkan 150 relawan dari mahasiswa, pelajar, aparatur sipil negara, dan komunitas lingkungan. Hasil evaluasi menunjukkan: (a) terkumpulnya 100 kg sampah terpilah, (b) peningkatan signifikan skor kesadaran lingkungan peserta, (c) terbentuknya inisiatif kegiatan peduli lingkungan berkelanjutan, dan (d) penempatan tempat sampah terpilah di beberapa titik strategis. Kendala keterbatasan partisipasi pedagang kaki lima (40%) berhasil diatasi dengan rekomendasi program "Adopsi Zona Bersih". Dampak berkelanjutan termanifestasi dalam komitmen DLH Kota Serang untuk mengintegrasikan model kolaborasi multipihak ini ke dalam kebijakan pengelolaan ruang publik.