Edukasi Dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Ecoenzym KKM 45 UNSERA Pada Murid SDIT TAMADDUN Cilegon
DOI:
https://doi.org/10.30656/senama.v2i.143Kata Kunci:
eco enzyme, pengelolaan sampah organik, pendidikan lingkungan, praktik pembelajaran, sosialisasiAbstrak
Dengan memanfaatkan limbah organik dalam pembuatannya, eco enzyme tidak hanya membantu mengurangi jumlah limbah yang mencemari lingkungan, tetapi juga menghasilkan produk yang bermanfaat. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap pengelolaan limbah organik dan pemanfaatan eco enzyme sebagai solusi ramah lingkungan. Kegiatan KKM 45 di SDIT Tamaddun Cilegon salah satunya bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pengelolaan sampah organik melalui sosialisasi dan praktik pembuatan eco enzyme.. Metode yang digunakan meliputi pemberian pre-test dan post-test berupa soal pilihan ganda, sosialisasi materi dengan metode Read a loud dan interaktif langsung, serta praktik langsung pembuatan eco enzyme menggunakan limbah organik sekolah. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan jumlah siswa yang menjawab benar pada post-test dibandingkan pre-test, serta antusiasme tinggi selama praktik. Program ini berhasil menumbuhkan sikap peduli lingkungan dan keterampilan pengelolaan sampah organik pada siswa, sekaligus memberikan solusi praktis pengelolaan limbah di sekolah. Kegiatan ini diharapkan menjadi model edukasi lingkungan berkelanjutan yang mendukung kelestarian lingkungan hidup.