Pelatihan Kewirausahaan Produk Ceplis Varian Rasa bagi Santri Pondok Pesantren Al-Irsyad Banten (Pendekatan Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Emping Melinjo)
Kata Kunci:
ceplis, emping melinjo, kewirausahaan santri, pengabdian kepada masyarakat, pesantrenAbstrak
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan melalui kerja sama Universitas Serang Raya (UNSERA) dengan Pondok Pesantren Al-Irsyad Banten, yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan santri. Kegiatan pengabdian difokuskan pada pelatihan produksi ceplis emping melinjo varian rasa, tata kelola usaha sederhana, serta strategi pemasaran digital. Kegiatan diikuti oleh sebanyak 15 peserta, terdiri dari 14 santri dan 1 ustadzah pembina asrama, yang dipilih berdasarkan motivasi dan minat berwirausaha. Metode pelaksanaan pelatihan meliputi: penyuluhan kewirausahaan, demonstrasi dan praktik produksi ceplis, pelatihan tata keuangan dan pembukuan sederhana, pelatihan pembuatan konten promosi digital, serta evaluasi dan refleksi. Bahan baku yang digunakan adalah emping melinjo sebagai potensi lokal unggulan wilayah Kabupaten Serang, didukung dengan penggunaan alat pemipih emping hasil inovasi UNSERA. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta mampu: (1) memproduksi ceplis emping dengan tiga varian rasa (cokelat, stroberi, dan mocha), (2) menyusun pembukuan sederhana dan menghitung laba rugi, dan (3) membuat konten promosi produk untuk media sosial. Kegiatan ini mendapat respon positif dari santri dan pengelola pesantren, serta dinilai relevan untuk mendukung kemandirian ekonomi santri.